Senin, 17 Juni 2013

Penerapan Metode STAD sebagai Strategi Penguasaan Pelajaran Nada Baca (Shēngdiào) Bahasa Mandarin di SD Tripusaka Surakarta



Bahasa Mandarin dalam beberapa tahun belakangan ini menjadi sebuah fenomena tersendiri yang mempunyai peranan penting bagi setiap orang, baik dikalangan orang dewasa maupun anak-anak. Mengingat bahwa bahasa Mandarin merupakan bahasa Internasional kedua yang masuk ke Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan semakin banyaknya lembaga-lembaga pendidikan yang mengajarkan tentang bahasa Mandarin, baik lembaga formal maupun nonformal. Mulai dari Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi sudah diajarkan bahasa Mandarin, baik dalam pelajaran intra sekolah maupun ekstra sekolah. Untuk ditingkat Sekolah Dasar, pemberian pelajaran bahasa Mandarin sudah menjadi mata pelajaran yang diujikan.

Peningkatkan Kemampuan Bermain Drama Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Jigsaw Pada Siswa Kelas 5 SD Negeri Bongkok Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang



Dalam penelitian ini permasalahan yang muncul pada siswa kelas 5 SD Negeri Bongkok dalam bermain drama adalah siswa belum mampu bermain drama dengan lafal, intonasi, penghayatan, dan ekspresi yang sesuai karakter tokoh. Untuk mengatasi masalah tersebut maka peneliti mengambil tindakan berbentuk model pembelajaran yaitu model pembelajaran Kooperatif teknik Jigsaw.

Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Teknik Bermain Peran Bagi Siswa Kelas 5 SDN 2 Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima



Salah satu tujuan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia adalah agar peserta didik memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis. Namun, realitas yang ada menunjukkan bahwa masih banyak siswa kelas 5 SDN 2 Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima yang tidak cakap berbicara. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan teknik bermain peran dalam pembelajaran. Berdasarkan uraian serta hasil temuan penelitian di atas, maka diperlukan metode pembelajaran yang kreatif, efektif, dan menyenangkan agar dapat membuat siswa lebih