Monday, 17 June 2013

Penerapan Model Cooperative Learning Tipe STAD Berbantu Media Monopoli dalam Peningkatan Aktivitas Belajar Akuntansi Siswa Kelas 1 Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Godean



Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Aktivitas Belajar melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada Kompetensi Dasar Menyusun Laporan Rekonsiliasi Bank Kelas X Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Godean Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Godean Tahun Ajaran 2011/2012 sebanyak 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan data reduction, data display, dan verification.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan Aktivitas Belajar Siswa kelas X Akuntansi 2 SMK Negeri 1 Godean Tahun Ajaran 2011/2012 melalui penerapan Model Cooperative Learning Tipe Student Teams Achievement Division pada Kompetensi Dasar Menyusun Laporan Rekonsiliasi Bank. Aktivitas belajar secara umum mengalami peningkatan pada siklus I dan siklus II. Sebelum menggunakan Model Cooperative Learning Tipe STAD Aktivitas Belajar Siswa hanya 39,31%, kemudian pada siklus I sebesar 67,43% dan menjadi 88,06% pada siklus II. Indikator Aktivitas Belajar khususnya siswa yang memperhatikan apa yang disampaikan guru mengalami peningkatan dari 68,06% menjadi 94,44%, siswa yang bertanya dan menyampaikan pendapat pada saat kegiatan belajar atau diskusi mengalami peningkatan dari 53,47% menjadi 81,94%, siswa yang bekerja sama dengan teman satu tim mengalami peningkatan dari 66,67% menjadi 88,19%, siswa yang membuat perencanaan dan pembagian tugas tim mengalami peningkatan dari 67,36% menjadi 87,50%, siswa yang bertanggung jawab terhadap tugas yang telah ditetapkan dalam tim mengalami peningkatan dari 70,83% menjadi 86,81%, siswa yang mendiskusikan masalah yang dihadapi dalam kegiatan belajar mengajar mengalami peningkatan dari 74,31% menjadi 90,97%, siswa yang bertukar pendapat antar teman dalam tim mengalami peningkatan dari 68,75% menjadi 84,72%, siswa yang memiliki kepedulian terhadap kesulitan sesama anggota tim mengalami peningkatan dari 68,06% menjadi 86,11%, siswa yang mengambil keputusan dari pertimbangan anggota mengalami peningkatan dari 69,44% menjadi 86,11%, serta siswa yang mengerjakan kuis dengan kemampuan sendiri mengalami peningkatan dari 67,36% menjadi 93,75%.