Senin, 17 Juni 2013

Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Bermain Peran Siswa Kelas 5 MI Bacem Kabupaten Blitar



Pemilihan metode dalam mengajar sangatlah menentukan hasil belajar siswa. Jika guru dalam pembelajaran menggunakan metode yang tepat maka hasil belajar siswa akan baik. Begitu juga sebaliknya, jika guru dalam mengajar tidak menggunakan metode yang tepat maka dalam pembelajaran tidak akan berhasil. Berdasarkan latar belakang dalam pembelajaran di kelas V maka masalah yang muncul adalah bagaimana penerapan metode bermain peran siswa kelas V, dan apakah penerapan metode bermain peran dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan metode bermain peran
kelas V dan mendeskripsikan penggunaan metode bermain peran dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa.

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sasaran dari penelitian ini adalah siswa kelas V MI Bacem Kecamatan Ponggok kabupaten Blitar. Data penelitian ini diperoleh dari tes, lembar observasi dalam kegiatan belajar mengajar, angket dan dokumentasi.

Hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikutberdasarkan hasil tes prasiklus menunjukkan bahwa rata-rata perolehan nilai belajar siswa adalah 60,95 pada siklus I rata-rata perolehan nilai siswa adalah 65,62, pada siklus II dengan nilai rata-rata 77,45. Kesimpulan dari penulis berdasarkan paparan data di atas adalah penggunaan metode dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar